Sabtu, 18 Mei 2013

Jalangkung Jalangset: Permainan atau Ritual?

      “Jalangkung jalangset di sini ada pesta, pestanya kecil-kecilan datang tak dijemput pulang tak diantar”. mantra itulah yang mungkin lumrah dipakai dalam memainkan permainan jalangkung, sebuah kalimat yang sarat makna terdengar agak konyol, tapi itulah narasi yang biasa diproklamirkan setiap melakukan ritual pemanggilan setan jalangkung. Bermodalkan boneka jalangkung, secarik kertas dan juga alat tulis seperti pulpen, yang kemudian wacana tersebut di dendangkan secara bersama-bersama antar pemain.
 pelan tapi pasti bagaimana bisa kalimat dangkal samar-samar dan tak ada unsur horor tersebut bisa memanggil setan jalangkung sungguh kenyataan yang sulit. Mungkin untuk kaum intelektual atau orang yang suka berpikir kritis ini hanyalah sebuah permainan intermezo belaka yang mengada-ngada atau hal-hal iseng yang bosan dengan melihat orang-orang sekitar mereka selalu berpandangan horisontal lantas mereka kemudian meramu terobosan terbaru agar hidup yang sederhana bisa lebih bervariasi. Atau mungkin mereka membunuh waktu luang dengan menyibukkan diri bermain jalangkung.
Mungkin juga dengan bermain jalangkung bisa menambah wawasan tentang dunia mistik. Ilmu tentang seputar dunia mistik, dunia mistik juga masuk kategori dalam disiplin ilmunya lumayan tinggi tidak sembarangan orang yang tahu tentang ilmu ini.  Seperti pribahasa lama, kejarlah ilmu sampai kenegeri cina. Mungkin permainan ini berasal dari negeri cina soalnya permainan indonesia banyak influence nya dari cina seperti layang-layang. Yang kemudian saudagar-saudagar cina membawanya ke tanah jawa. Dari tanah jawa kemudian menyebar ke seluruh pelosok indonesia termasuk kota palu. Yah mungkin saja seperti itu. Nah! Begitu pula dengan filosofi permaianan jalangkung ini.
Tapi yang jadi pertanyaan yang mendasar adalah ini sebuah permainan atau pemujaan setan kenapa tidak, konsep cara memainkan permainan ini sendiri   dengan menyanyikan mantra tersebut dengan maksud memanggil setan jalangkung datang yang kemudian melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada boneka jalangkung, yah pertanyaan mau itu tentang jodoh, togel, atau shio kalau menurut saya ini permainan yang musrik.
Tapi itu tergantung dengan keyakinan kalian mau atau tidak percaya sama yang namanya jalangkung kalau saya pribadi belum pernah menerima kontribusi yang signifikan dari permainan ini. yah masih banyak permainan mistik yang lainnya yang lebih asik hahaha becanda. Sekali lagi kalau menurut kalian permainan ini bermanfaat lanjutkan saja tapi kayaknya tidak ada manfaatnya dari permainan ini yang ada dari permainan jalangkung ini membuat pemikiran masyarakat indonesia semakin dangkal dengan yang namanya dunia modernisasi dimana teknologi canggih adalah segalanya.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar